TENTANG AKU

Aku cuma manusia biasa yang ingin menuliskan  segala hal yang pernah aku alami dan akan aku alami selama aku di takdirkan Tuhan untuk hidup di dunia ini.

29 Komentar

  1. pangeran_kecil berkata,

    Desember 6, 2007 pada 1:11 am

    saya reva dari SMK N 1 Gondang daerah sragen, jurusan TIK, saya dapat tugas membuat website, saya lihat website punya anda sangat cantik, dan sedianya saudara membantu saya untuk membuat website seperti yang saudara buat ini….
    terimakasih.

  2. Nanang Suryana berkata,

    Desember 16, 2007 pada 7:47 pm

    Salam kenal…

    Sepertinya blog ini bener-bener sebuah buku harian dari seseorang yang ingin mencurahkan isi hatinya, dari apa-apa yang pernah dialaminya.

    :)

  3. nao berkata,

    Desember 29, 2007 pada 3:00 am

    menyakitkan sekali yaaaa.

  4. Indra berkata,

    Februari 16, 2008 pada 6:58 pm

    Nice to meet u…
    Kata sederhana nan bermakna…
    Keep on ukhti…
    You’re d’best inspiration 4 m3…
    Lam kenal ya…
    Send me a mail.. i’ll be waitin’ ur reply…

  5. dejar berkata,

    Februari 27, 2008 pada 8:01 am

    gileee….lw tipe orang sederhana yah…

  6. Februari 27, 2008 pada 5:42 pm

    [...] TENTANG AKU [...]

  7. helza berkata,

    Maret 10, 2008 pada 9:19 am

    Ass.Wr.Wb
    Thank’s webnya bagus2..:)

  8. hesti berkata,

    April 15, 2008 pada 6:39 am

    wah….wah….!!!
    ternyata inspirasi didapat dari dirinya sendiri…..
    tOp bGt…………………………….!!!!!!!

  9. dani_ardan berkata,

    April 20, 2008 pada 1:48 pm

    Biasa,.. Khidupan,… G akan ada hbisx dibhas ampai kapan pun g akan ada akhrx,tp yg pasti dan aq thu qt bkal kembli kepadax…

  10. arif berkata,

    Mei 15, 2008 pada 10:49 am

    Kesuksesan takan di dapat tanpa perjuangan dan tekad yang kuat,,,(do.a dan usaha)

  11. joyo berkata,

    Juni 13, 2008 pada 3:45 pm

    ra genah opo kuwi katrok banget sech gitu aja minta dikomentarin juuuuuuuuuueeeeeeeeeeeeeeeelllllllllleeeeeeeeeeekkkk buaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnggggggggggggggggeeeeeeeeeeeeeeet

  12. juwita Rikiva Meytazia berkata,

    September 1, 2008 pada 5:03 am

    Cinta quw……
    dy iang jauh..
    ku selalu menantinya….hingga aquw dapat menemukannya!
    bersandar d bahunya!
    menjaga dan selalu bersamanya!!!
    Ayankquw……!!!

    salam buat Rian nak UNPAD Dago..Bisnis International smstr 4!!!
    Kieva selalu sayank n selalu menantinya!!!!
    hingga suatu saat va menyusul dan memberikan harapan iang iaa kira hanyalah kosong!!!

    wakakakakaka!!
    puitis jg aquw!!

  13. sukma berkata,

    Oktober 14, 2008 pada 5:50 am

    subhanallah

  14. Cella berkata,

    Februari 10, 2009 pada 7:00 am

    kTa2 aNda mnYenTuh banGet…
    aPa iTu muRni dRy pMikiraN anDa seNdiri….???

    kTa2 yG seDrhaNa mJdY kTa2 yG sNgt beRMaknA

  15. Vita berkata,

    Februari 27, 2009 pada 11:56 am

    Assalamalaikum,

    Hai, salam kenal mba.
    Puisi nya bagus bgt! tentang KEKAYAAn, KESUKSESAN dan CINTA. Boleh ya, kalo saya taruh di FACEBOOK saya. biar bisa menginspirasi semua org termasuk suami saya yang WORKCOHOLIC!

    Oia mba, suami saya (ALI) adalah seorang Konsultan SEO, ALI bisa membuat WEB Anda selalu muncul dihalaman 1 dan peringkat 1 di GOOGLE SEARCH. So, kalo mba berbisnis, akan lebih menunjang bisnis mba, karena apabila org meng-klik sesuatu, yang pasti di klik yang tampil dulu di No.1 Google.

    Seneng bisa berkenalan dengan Mba yang penuh inspirasi.

    Wassalam

  16. 9ie_ChAnd berkata,

    Maret 8, 2009 pada 7:26 am

    sUKsES y uKhTi…
    9ie Doain m9a Za uKhTi MKn bRhSiL dLm mn9rTikAn jLn cNta y9 kjAm nE…

    uKhti dA Byk mMbRi iNspiRasi CnTA B9i stiAp oRg y9 mMbCa_nA…
    TrmSuk 9ie…

    tHx uKhti…

    Fs 9ie:
    My_Sweet@ngeL.com

  17. selimoodh berkata,

    April 7, 2009 pada 1:21 pm

    GDDD

  18. dewi berkata,

    April 11, 2009 pada 9:11 am

    hjsjdjs

  19. dewi berkata,

    April 11, 2009 pada 9:13 am

    cinta seperti ? Langit selalu setia menemani bumi
    Begitupun bintang – bintang yang tak pernah berkedip
    Untuk mengamati malam
    Janji tetap sebuah janji
    Sayang tetap sayang
    Begitupun cinta tetap cinta
    Takkan pernah berpaling rasa
    Walau seribu wajah menawarkan keindahan
    Detik demi detik
    Menit demi menit
    Sampai hari demi hari
    Tak lupa ku hitung bersama penantianmu
    Sampai purnama tiba
    Ku akan datang
    Bersama syair cintaku yang terdalam

  20. dewi berkata,

    April 11, 2009 pada 9:14 am

    cinta seperti ? Langit selalu setia menemani bumi
    Begitupun bintang – bintang yang tak pernah berkedip
    Untuk mengamati malam
    Janji tetap sebuah janji
    Sayang tetap sayang
    Begitupun cinta tetap cinta
    Takkan pernah berpaling rasa
    Walau seribu wajah menawarkan keindahan
    Detik demi detik
    Menit demi menit
    Sampai hari demi hari
    Tak lupa ku hitung bersama penantianmu
    Sampai purnama tiba
    Ku akan datang
    Bersama syair cintaku yang terdalam

    Fs dewi

    dewi@maniezz.emo
    wie_cayank@nda.com

  21. derita cinta berkata,

    April 26, 2009 pada 12:52 pm

    uaaapikkkkk tenaaaaaannnnnnnnn!!!!merinding euy

  22. yhani berkata,

    Mei 1, 2009 pada 3:17 am

    Jikapun aku harus meneteskan air mataku di tengah air laut.Suatu saat nanti aku yakin bisa menemukannya lagi, Itulah waktunya aku berhenti mencintaimu. ratubencana@yahoo.com

    • abdul rahman berkata,

      Mei 19, 2009 pada 9:40 am

      semua cinta takan ada yang abadi kecuali cinta kasih tuhan pada manusia pengisi dunia

  23. yhani berkata,

    Mei 1, 2009 pada 3:28 am

    minorry say’s…….
    Kalau kemaren kamu hancurkan hatiku, sekarang ini aku hanya bisa mencintaimu dengan kepingannya yang tersisa.
    Hari ini tepat 01 Mei ‘09 , aku merasa kesepian…..kepalaku terasa amat penat dan langkah ini kembali gontai tak tahu akan kemana arahnya. Hidup ini makin terlihat kabur dan samar-samar.Mulai detik yang berjalan ini, aku kembali bertanya,”mungkinkah senyumku akan bersembunyi seperti dulu?”sepertinya aku sudah cukup lelah untuk berpura-pura tertawa ,meskipun hatiku teramat sakit dan letih.Hari ini kumerasa bodoh dengan perasaan hatiku.Tetapi dalam hati ini sebenarnya menangis. Menangis penuh penyesalan dan kecemburuan. Meski kata-kata pepatah bijak terus keluar dari mulutku yang tuhan ajarkan, tapi hati ini berkata lain. Meski diluar ku seorang suami tapi didalam ku seorang narapidana. Hatiku terbelenggu, terbebani dan entah kenapa tak pernah bisa kubebaskan.
    dan pernahkah kamu mengerti arti dari cinta sejati?
    Cinta sejati itu adalah ketika kamu kehilangan dia, kamu tetap tegar berdiri. Adalah ketika dia mencintai orang lain, kamu tetap bisa tersenyum.Adalah ketika dia jadi milik orang lain, kamu masih mampu berkata “aku turut berbahagia untukmu”, meski rasanya sakit sekali.
    Mungkinkah ada cinta sejati didunia ini? Dunia ini hanyalah goresan fiktif yang penuh dengan kepalsuan. Semua yang kamu dengar, semua yang kamu lihat belum tentu itu suatu kebenaran. Hanya satu yang harus kamu pegang sepanjang hidup kamu “suatu saat, hati kita akan menjadi kosong dan mati,itulah aku saat ini”sekering pohon jati yg tumbang kala kemarau menyapa.
    Hari ini cerah tapi kenapa kumerindukan hari yang mendung. Mendung dan gelap. Sehingga aku bisa duduk termenung dipojok kamar yang juga gelap. Merenungkan semua yang telah terjadi menimpaku.Ketakutan ini terus menyelimuti hatiku.Perasaan tak menentu yang membuat aku serasa ingin pergi ke suatu tempat yang jauh, yang hanya ada aku dikelilingi alam dan burung-burung. Keseberang lautan dan singgah disuatu pulau tak berpenghuni yang hanya ada aku sendiri. Mungkin aku bisa melupakan segalanya dan membebaskan hati ini dari beban yang semakin hari terasa semakin berat.”Tuhan…, Kenapa Engkau memberikan cobaan yang begitu berat menindih tubuhku?”Tak sanggup rasanya aku menjalaninya.
    Saat seperti ini otakpun rasanya tak bisa lagi berfikir. Pikiranku sepertinya telah mencapai ambang batas. “Andai saja saat seperti ini Engkau mengirimkan malaikat yang bisa menolongku Tuhan…..” Mungkin aku akan bisa memiliki kesempatan kedua untuk hidup di alam yang sama seperti keabadian,dimana air mataku tak lagi kering dan aku tak mampu lagi melihat wajah yang begitu menyiksaku karena mulai mencintainya.
    Aku merasa betul-betul memerlukan seseorang yang mampu menjadi tongkat saat ku tak bisa berjalan. Mampu menjadi mata saat ku bisa melihat. Dan mampu menjadi tiang untuk bersandar saat ku kelelahan.
    Akankah kau kirim malaikatMu itu untukku Tuhan…
    Jikapun aku harus meneteskan air mataku di tengah ombak air laut, Suatu saat nanti aku yakin bisa menemukannya lagi, Itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

  24. abdul rahman berkata,

    Mei 19, 2009 pada 9:29 am

    salam cinta kasih dari hati yang tertitipkan oleh hembusan angin.syair ialah pengisi jiwa yang gelap.penghibur dalam sunyi.semangat dalam kelemahan itulah syair petuah hati untuk sejuta ekspresi

  25. abdul rahman berkata,

    Mei 19, 2009 pada 9:51 am

    waktu kian lama kian cepat
    tak peduli malam yang meraung tanpa bintang
    tak peduli mentari yang letih berjlan
    tak peduli helaian nafas terlepas
    sejuta kenangan yang di bawanya tak mungkin terulang
    begitu jua cinta yang slama ini hilang
    yang terhempas oleh waktu
    yang berjalan melintang lukai aku
    lukai aku
    tinggalkan aku
    dalam jeratan kerinduan
    yang membunuhku perlahan
    hingga izroil menjemputku dengan pedang

    memeng (ra_s_na@yahoo.com)
    salam kenal untuk penyair
    abdul rahman

    jangan lupa balez

  26. Jepank berkata,

    Juni 19, 2009 pada 4:27 pm

    D sa’at kekasihku merasa bahwa cinta dariku terasa panas seperti bara,maka ia akan melepasnya…
    Dan d sa’at itu pula aq merasa dunia ini kejam kepadaku…
    Walau pun d dlm hatiku tau bahwa itu adalah hasil dari sebuah perjalanan….

    Aq selalu ingat akan dia dan tak bisa luput dari fikiran ini..
    Adakah penawar untuk semua ini….?

  27. Jepank berkata,

    Juni 19, 2009 pada 4:37 pm

    Apa yg d ambil dari sebuah cinta…?
    Jika hanya rasa kesakitan maka jauhkan ia dariku..krn aq merasa tdk ada bedanya aq dgn seorang budak…

    Aq adalah manusia yg ingin d cinta..sama seperti yg lain,yg bisa tersenyum dan bisa tertawa dgn bangga kerna mendapat putri yg setia…
    Jika malaikan mlm mendengar rintihanku maka ia akan menemaniku untuk mengusir sepi..
    Jika bintang dan bulan tau lukaku maka mentari pagi tdk akan menjemput mereka…
    Dan jika temanku tau begini rasanya kecewa,mungkin mereka akan meneteskan air mata..

  28. Ifank berkata,

    Juni 19, 2009 pada 5:29 pm

    Jgn jdkn k’kurangaku sbgæ alasan tuk tinggalkn ku…

    Dan jgn jdkn k’lebihan dia,sebagæ pilihan mu…

    Km tdk tau perasa’an dan perjalanan hidup ini..
    Aq jg tdk ingin begini..
    Aq jg ingin seperti pohon yg rindang dgn ranting2 yg kuat,dan daun2 yg hijau,,
    agar km bs berteduh dan mendapatkn kedamayan beserta tiupan angin yg lebut dari cinta ini…
    Aq tau semua itu sampæ skrng hanya mimpi2 yg menjd bunga tidur ku…

    Tp ini lah hidup ku yg harus aq jalani,tinta takdir sdh tertulis d hidupku…
    Dan ia berkata..!engkau hanyalah permata d mata dan bukan d hati..
    Engkau adalh mutiara d genggaman tp bukan untuk dimiliki…..:-(


Tulis sebuah Komentar